Sabtu, 22 Desember 2018

Arti mimpi dalam primbon Jawa

Primbon  Arti mimpi

    Perkenalan nama saya Ilham Mustofa akan memberi informasi tentang arti mimpi seseorang,terkadang saat kita sedang tidur kita sering mendapat mimpi baik itu indah ataupun buruk.berikut penjelasan tentang arti mimpi dari sumber buku primbon Jawa


Menurut kata orang jawa setiap kejadian dalam hidup pasti ada maknanya. Sehingga mereka sangatlah berhati-hati ketika hendak memberikan nama, atau tanggal lahir kepada anaknya. Salah satu hal yang
dipercaya banyak orang adalah primbon. Yang dimana didalam primbon tersebut orang ingin mengetahui arti nama, arti mimpi, ramalan jodoh,tanggal lahir dll yang bias mereka kait-kaitkan dalam hidup mereka.

Kadang kala setiap orang ketika tidur pastinya akan mengalami mimpi dan
banyak orang yang mempercayai bahwa dalam mimpi kita tersebut terkadang
memilki arti atau makna tertentu, oleh karena itu dengan primbon orang
berusaha menafsirkan arti mimpi mereka.

dan berikut contoh primbon arti mimpi :
1. Mimpi ada belalang makan padi : Alamat akan senang, bahagia.
2. Mimpi ada pohon roboh di atas bukit : Alamat akan turut pangkat atau
derajat.
3. Mimpi air ludahnya bercampur riyak : Alamat akan kehilangan harta.
4. Mimpi anak kecil menjadi besar : Akan memperoleh kegembiraan.
5. Mimpi anak kecil sudah berumah tangga : Akan mendapat kesusahan.
6. Mimpi anaknya meninggal dunia : Akan timbul pertengkaran dalam rumah
tangga.
7. Mimpi anda bertepuk tangan : Alamat anda segar-bugar.
8. Mimpi anda diculik : Berhati-hatilah dalam masalah perkawinan.
9. Mimpi anda dilantik menjadi raja: Akan sukses semua usaha anda.
10. Mimpi anda sedang berguru : Akan datang bahaya penyakit.
11. Mimpi anda sedang dioperasi (dibedah) : Akan mendapat ujian atau cobaan.
12. Mimpi angin bertiup sepoi-sepoi basah : Alamat di dalam negeri aman
sentosa.
13. Mimpi badan anda bungkuk : Akan berbadan sehat menyenangkan.
14. Mimpi badan keluar kutu atau luka-luka : Akan memperoieh rezeki atau
sakitnya akan sembuh.

15. Mimpi badan terasa payah atau letih : Alamat segala usaha tidak
berhasil.
16. Mimpi badannya berkeringat : Akan memperoleh rezeki atau kebahagiaan.
17. Mimpi badannya terikat rantai : . Akan mengalami sakit.
18. Mimpi banyak kayu bakar di dalam rumah : Akan mendapat untung.
19. Mimpi bekerja dalam lubang galian : Harus bekerja dengan hasil yang
sedikit.
20. Mimpi bekerja dengan memakai serba minyak : Akan dapat menghalau
semua rintangan.

Sekian dan terimakasih telah berkunjung di blog ini

   

Rabu, 28 November 2018

merbabu diatas badai dan kabut

ini pengalaman saya saat mendaki gunung merbabu,ya gunung merbabu dengan ketingian kurang lebih 3141 mdpl,yang berada di antara3 kabupaten ,yaitu kabupaten .semarang ,kabupaten Boyolali dan kabupaten Magelang, saya naik gunung Merbabu melalui jalur via Selo , yaitu tepatnya di desa ngancik kecamatan Selo kabupaten Boyolali, saya memilih jalur itu karena tempatnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya, selain itu via gancik juga sangat cocok untuk pendaki pemula, jika Anda berada di daerah Salatiga anda bisa mengambil jalur via kopeng dan jika Anda berada di daerah Magelang anda bisa mengambil jalur via suwanting,artikel ini saya buat untuk memenuhi tugas blogger 3

Jumat, 23 November 2018

Indonesia merindukan seseorang pemimpin

Sebuah kerinduan akan figure pemimpin
“ik ben een blijf in de allereerste plaats javaav”
“setinggi-tingginya aku belajar ilmu barat, aku adalah dan bagaimanapun jua tetap Jawa”.
(Sultan HB 9)
Tahta untuk Rakyat; celah-celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX, adalah buku biografi pribadi Sultan HB 9, 
Melalui buku ini, kita akan mengetahui cerita-cerita tentang pribadi Sultan HB 9 yang mungkin sebelumnya hanya kita anggap sebagai mitos. Tak pelak, buku ini semakin menambah kekagumanku kepada pribadi Sultan HB 9.
Pemuda yang Naik Tahta
Sultan HB 9 diberi nama ayahnya Sultan HB 8 dengan nama Dorodjatun, sejak kecil banyak dididik diluar istana, juga lebih banyak tinggal dengan ibunya yang tidak tinggal di istana Kraton. Dorodjatun pernah sekolah di Semarang dan Bandung. Kemudian dikirim untuk sekolah ke Belanda. Sepertinya ayahnya sudah mempunyai firasat, bahwa kelak Dorodjatun lah yang digadang bisa melepaskan kekuasaan Kraton dari cengkraman Belanda.
Ketika ayahnya sakit, Dorodjatun yang sebentar lagi ujian sarjana di Belanda, diminta untuk pulang oleh ayahnya untuk menerima pusaka keris Djoko Piturun, sebuah simbol bahwa Sultan HB 8 menyerahkan kekuasaan kerajaan Ngayogyokarto Hadiningrat kepada penerusnya yang dipilih. Waktu itu usia Dorodjatun masih 28 tahun.
Tidak lama kemudian Sultan HB 8 wafat, dan kemudian Dorodjatun diangkat sebagai Sultan HB 9 oleh gubernur jendral Belanda, waktu itu kekuasaan kraton masih dibawah cengkraman Belanda.
Hingga empat bulan paska naik tahta, jendral residen Belanda di Yogyakarta gagal membujuk Sultan HB 9 untuk menandatangani kontrak kekuasaan dengan Belanda. Banyak poin-poin yang sebelumnya sudah menjadi kesepakatan antara Kraton Yogya dengan Belanda ditolak oleh Sultan HB 9. Intinya adalah bahwa Sultan HB 9 berkeinginan Kraton Yogya lebih mandiri dan peduli dengan rakyat. Pemerintah Belanda dibuat frustasi dengan pemuda berumur 28 tahun itu, yang setahun sebelumnya hanyalah seorang mahasiswa.
Mahasiswa Barat yang Percaya Wangsit
Hingga suatu saat, dalam buku ini, Sri Sultan menceritakan bahwa beliau mendapat wangsit dari leluhur ketika dalam keadaaan antara tidur dan terjaga, kira-kira bunyinya seperti ini;
“wis tekno wae le, mengko bakal lungo dewe”(biarkan saja anakku, nanti (Belanda) akan pergi sendiri.
Kemudian Sultan HB 9 bergegas menandatangani poin-poin kontrak kekuasaan begitu saja tanpa peduli isinya. Gubernur Jendral Belanda bingung akan hal itu, kenapa dia ngotot negosiasi marathon selama lebih dari empat bulan tapi tiba-tiba dia begitu saja menandatangani tanpa membaca isinya.
Setahun kemudian, Jepang datang ke Indonesia dan mengusir Belanda.
Selama penjajahan Jepang, rakyat Indonesia sangat menderita dengan kerja paksa dan tanam paksa. Tapi berkat wangsit yang diakui ‘mungkin’ dari leluhur juga, rakyat Jogja bisa diringankan penderitaannya. Begini bunyi wangsitnya;
“umure mung sak umur jagung” (umurnya hanya seumur pohon jagung)
Umur pohon jagung bisa dipanen selama 3,5 bulan, kemudian pohon jagung akan mati dengan sendirinya ketika berumur 3,5 tahun. Kemudian dengan wangsit itu Sri Sultan HB 9 menyusun strategi. Dia mendatangi jendral Jepang yang berkuasa di Jakarta untuk bernegosiasi. Diterangkannya bahwa Kraton Yogyakarta memiliki wilayah yang kecil dan miskin, tidak memiliki hasil panen yang memadai, Sultan HB 9 meminta kepada penjajah Jepang untuk mengganti program kerja paksa (rhomusa) bagi rakyat Yogyakarta dengan membangun saluran irigasi Selokan Mataram, agar hasil bumi wilayah Yogyakarta meningkat dan bisa memberi sumbangan kepada Jepang lebih banyak.
Perjanjian disetujui dan proyek Selokan Mataram dimulai dan dikerjakan secara gotong-royong oleh rakyat Yogyakarta. Proyek itu belum selesai ketika Jepang kalah oleh pasukan sekutu dan harus pergi dari Indonesia, tepat 3,5 tahun sesuai umur pohon Jagung.
Wangsit yang lain berkaitan dengan tokoh pewayangan Pandawa Lima. Diceritakan bahwa Sultan HB 3 membuat tokoh wayang Pandawa 5 yang ukirannya sangat halus dan warnanya indah. Wayang itu ada beberapa yang hilang. Wangsitnya adalah, bahwa jika kelima wayang itu bisa berkumpul kembali, maka Negeri Mataram (Yogyakarta) akan merdeka.
Wayang ke 4 dengan tokoh Arjuna kembali ketika agresi militer Belanda pertama. Dikembalikan oleh seorang warga dari Ambarawa yang seluruh kampungnya hangus terbakar oleh bom pesawat Belanda dalam mengejar para pejuang. Anehnya hanya rumah warga itu yang masih utuh. Warga itu percaya bahwa wayang dari Kraton itulah yang menyelamatkan. Dikembalikan wayang itu ke Kraton, tidak lama kemudian Sultan dikarunia anak dan diberi nama Herjuno (Sultan HB 10 sekarang).
“Kalau diberi nama Arjuna persis, takut kalo ternyata ketika besar dia tidak ngganteng” canda Sultan HB 9. Arjuna adalah tokoh kstaria dalam pewayangan yang terkenal ketampanannya.
Wayang ke 5 dengan tokoh Bima kembali beberapa saat sebelum perwakilan Indonesia melakukan konferensi meja Bundar bersama PBB, yang hasilnya adalah keputusan PBB bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat dan Belanda harus angkat kaki dari wilayah Indonesia.
“Ternyata arti kemerdekaan itu bukan hanya untuk Mataram, tapi untuk Indonesia” kenang Sultan HB 9.
Jaman Revolusi Kemerdekaan
Setelah proklamasi 1945, Belanda kembali datang ke Indonedia dengan membonceng kapal tentara NICA (sekutu) untuk kembali berkuasa di Indonesia. Jakarta sebagai ibu kota Republik yang masih bayi kembali dikuasai Belanda. Tahun 1946, Sultan mengundang Soekarno-Hatta dan seluruh jajaran kabinetnya untuk memindahkan ibu kota ke Yogyakarta, sebagai negeri yang berdaulat dan diakui oleh kerajaan Belanda.
Rombongan dari Jakarta tiba di Yogyakarta tanggal 4 Januari 1946. Dua hari kemudian Yogyakarta diserang Belanda. Secara pribadi Sultan HB 9 tidak kenal dengan Soekarno sebelumnya, itu adalah pertemuan pertama mereka yang sangat bersejarah. Kelak perpisahannya pun sangat bersejarah bagi Indonesia.
Sebelum kota Yogyakarta sepenuhnya jatuh ke tentara Belanda, Sultan HB 9 meminta pejuang di bawah pimpinan Jendral Soedirman untuk menyingkir dari kota dan bergerilya. Dan melakukan penyerangan-penyerangan sporadis untuk menunjukkan kepada dunia bahwa TNI masih ada. Ketika Belanda sudah bisa menguasai wilayah kota Yogyakarta sepenuhnya, para pemimpin diasingkan, Sultan HB 9 diisolasi di dalam wilayah kraton saja, tidak boleh keluar. Tapi Sultan HB 9 sudah menyusun strategi bahwa setiap pejuang dan para pegawai pemerintahan boleh masuk ke dalam Kraton dengan menyamar menggunakan pakaian abdi dalem (pegawai kraton). Termasuk salah satunya adalah Soeharto, yang kelak menjadi presiden kedua RI.
Sultan HB 9 juga berhubungan dengan Sjahrir untuk membuat RIS (pemerintahan sementara) di Padang. Juga aktif menggalakkan siaran-siaran radio internasional untuk membuka mata dunia, bahwa pemerintahan dan tentara Indonesia masih ada, semua hal ini dilakukan agar Indonesia sebagai negara diakui eksistensinya.
Pada waktu itu, oleh pemerintah Belanda, Sultan HB 9 ditawari kekuasaan seluruh pulau Jawa dan Madura, dengan syarat Belanda tetap boleh menguasai wilayah-wilayah lain di Indonesia. Sultan HB 9 waktu itu menolak. Tidak bisa dibayangkan apa jadinya Indonesia jika saat itu Sultan HB 9 tergiur dengan penawaran itu.
Justru sebalinya, Sultan HB 9 sangat nasionalis, yang ada dipikirannya hanya berdirinya Indonesia yang merdeka. Maka beliau tidak segan menanggung seluruh biaya pemerintahan, termasuk gaji Soekarno-Hatta dan seluruh kabinetnya, juga operasional TNI, dan pengiriman-pengiriman delegasi Indonesia ke konferensi Internasional. Sultan HB 9 tidak mengakui berapa uang yang telah dikeluarkan oleh Kraton untuk itu semua, Mohamad Hatta mengatakan lebih dari 5 juta gulden.
Kemudian oleh PBB, Indonesia dinyatakan menang di Konferensi Meja Bundar, dan PBB memerintahkan Belanda angkat kaki dari Indonesia. Kemudian para pemimpin dan mentri-mentri kembali ke Yogyakarta dari pengasingan dan persembunyian. Soedirman dan pasukannya juga kembali ke kota, dan terjadilah proklamasi Indonesia yang kedua di Yogyakarta tahun 1949, ini cerita yang jarang diungkap.
Ketika Soekarno-Hatta dan seluruh jajaran dan staff kabinet RI kembali pindah ke Jakarta pada 1949, Sultan HB 9 memberikan cek senilai 6 juta gulden kepada Soekarno-Hatta yang diharapkan bisa dijadikan modal membangun republik yang masih bayi tersebut. Pada saat upacara perpisahan dan memberikan cek itu, seorang raja Jawa, dalam pidato di muka umum, mengakui kemiskinannya seraya mengatakan bahwa, Yogyakarta tidak mempunyai apa-apa lagi. Beliau tidak mengatakan ‘saya’ atau ‘kraton’, tapi mengatakan ‘Yogyakarta’, sebuah cerminan ‘manunggaling kawula gusthi’ (bersatunya rakyat dan raja), penghargaan stinggi-tingginya terhadap rakyat jelata yang telah ikut berjuang.
Dalam suara yang bergetar dan uraian air mata, Soekarno berpidato pendek menanggapi hal tersebut; “Yogyakarta termasyhur karena jiwa-jiwa kemerdekaannya, hidupkanlah terus jiwa-jiwa kemerdekaan itu”
“Apa yang akan Terjadi dengan Republik jika tidak ada Hamengku Buwono IX?” judul artikel Mohammad Roem menerangkan peran Sultan HB 9 pada masa perjuangan kemerdekaan.
Cerita Rakyat
Untuk menutup pembacaan ini, saya akan menyampaikan cerita rakyat yang dulu, waktu saya SD, sangat popular. Sultan HB 9 selalu mengendarai mobilnya sendiri kemana pun ia pergi, seorang raja tanpa sopir dan pengawal. Bahkan dia memilih naik mobil untuk hilir mudik ke Jakarta ketika beliau menjabat sebagai mentri pertahanan dan mentri senior Republik Indonesia ketika presiden Soekarno berkuasa.
Suatu saat Sultan HB 9 pulang dari Kinahrejo, dusun Mbah Maridjan juru kunci Merapi, di tengah jalan, tepatnya di jalan Kaliurang, dia distop oleh ibu-ibu dengan beberapa karung dagangan yang akan pergi ke pasar Kranggan, utara Tugu, waktu itu angkutan masih sangat jarang. Sultan HB 9 pun menghentikan mobilnya, ikut membantu menaikkan barang-barang itu, kemudian dia mengantarkan ibu itu ke pasar Kranggan. Sesampainya di sana beliau ikut menurunkan dagangan. Orang-orang yang mengenal beliau sebagai raja takjub dengan pemandangan langka itu. Ketika beliau hendak pergi ibu yang menumpang tadi hendak membayar, tapi tentu saja Sultan HB 9 menolak dan pergi. Kemudian ibu itu ngomel-ngomel;
“dasar sopir aneh, mau dibayar tidak mau” begitu kira-kira.
Kemudian seorang polisi memberi tahu ibu itu, bahwa sopir tadi adalah Sultan HB 9, Raja Yogyakarta, mendadak ibu itu pingsan.
Begitulah, kita merindukan pemimpin seperti pribadi Sultan HB 9, yang sangat nasionalis, kerakyatan, tanpa meninggalkan identitas dan tradisi kebudayaannya.

Minggu, 11 November 2018

Gunung api purba

Perkenalkan nama saya Ilham Mustofa/nama beken saya lurah the dj akan menceritakan objek wisata di kota kelahiran saya,yaitu wisata gunung api purba yang tepatnya berada di desa nglangeran , kota Wonosari,daerah istimewa Yogyakarta,


Gunung api purba adalah suatu gunung yang sekarang sudah tidak aktif lagi,gunung ini bembentukderetan batuan pegunungan yang sudah tercipta sejak jutaan tahun yang lalu,gunung api purba memiliki ketinggian kurang lebih 700mdpl.cocok sekali Buat para pendaki pemula dan saudara yang hobi traveling,dengan kata lain wisata ini sangatlah cocok untuk anda para pecinta alam,


Lokasinya kurang lebih 1,5jam jika kita berangkat dari kota Jogjakarta,jangan khawatir jalan menuju gunung api purba sangatlah bagus ,kita akan disuguhi berbagai pemandangan alam deretan pegunungan Sewu yang berada di lingkungan gunung kidul.

Bagi anda yang ingin traveling dengan ongkos murah,inilah tepatnya,dengan hanya terbayarkan uang sekitar 20.000rupiah itu +tiket parkir Anda bisa mendapatkan pengalaman yang sangat tak terlupakan.
Apalagi dengan indahnya panorama yang tidak ada duanya Jogjakarta adalah surganya wisata,karena itulah Jogjakarta menjadi kota istimewa tak hanya istimewa kotanya tapi juga istimewa orangnya,wisata di daerah gunung api purba yang sangat sejuk ini tak lengkap jika tidak meminum minuman yang menghangatkan badan,ya pasti minuman khas daerah Jogjakarta lah,

Ya ini lah minuman khas raja raja Jogjakarta,wedang uwuh sangat bermanfaat bagi kesehatan,terutama untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mengobati masuk angin sangat cocok diminum di gunung api purba yang berhawa sejuk,sekian tulisan dari saya,tulisan ini saya buat guna memenuhi tugas mata pelajaran btik klas 9.



Sekian dari saya cah Jogja,
Tetaplah istimewa Yogyakarta,Memayu Hayuning Bawana. Salam budaya 

Rabu, 31 Oktober 2018

Lurah the dj.metik apel

Malang,orang bilang bahwa Malang adalah kota apel,memang itu benar,cerita pengalaman ku,saya Ilham Mustofa,atau nama gaulnya(lurah the dj)ya itu memang nama gaul saya,aku akui itu lucu ya,karena saya adalah anak hip-hop,tapi bukan bercerita tentang nama,aku akan bercerita tentang pengalamanku saat berada di kota apel,

Malang orang bilang bahwa Malang adalah kota apel,ya kota dengan nuansa udaranya yang sejuk dengan latar belakang pegunungan membuat kotak ini terlihat indah,terutama banyaknya perkebunan apel membuat kota ini pantas disebut kota apel,ini pengalaman saya,lurah the dj anak kelahiran Klaten,dan berjiwa Jogja,pertamakali memetik apel langsung dari Malang,ya memang saat aku pertama metik apel serasa memetik buah apel,tapi ini beda ,biasanya aku hanya bisa memetik buah mangga,itupun diam diam biasa anak desa,ya pengalaman memang membuat kita lebih gimana gitu,sekian ceritanya kalau ada sambungan wifi lagi saya lanjutkan,






Salam,anak hip hop

Minggu, 21 Oktober 2018

Ilham ngumbah pitik






(ESUK-ESUK ILHAM KETEMU GADul no Prapatan)






Gadul: Weh ham arep Nyang di?
Ilham:Nyang warung tuku sabun colek!
Gadul:dengaren koe umbah umbah ham?
Ilham:ora akuki mung arep ngumbah pitik!
Gadul:setres waras ra bocah kui ,pitik dikumbah yo matito bro?
Ilham:lha wong pitik ku akeh tumane!
Gadul :wes karepmu ham -ham kandani ngeyel!






(NALIKO ESUK ESUKE KETEMU MENEH MARANG GaDUL)





Gadul:bro arep Nyang di?
Ilham:tuku glepung neng warung.
Gadul:lho sidane piye kabare pitikmu?
Ilham:yo jelas ,mati to!
Gadul:kandani ngeyel wong pitik kok dikumbah,yo jelas matito!
Ilham:matine ora mergo pas tak kumbah.
Gadul:lha terus?
Ilham:tak peresssssssssssssssssssss!





Penulis:Raden mas Ilham Mustofa Hendro Diningrat
               (Lurahe denmas the dj)


Arti mimpi dalam primbon Jawa

Primbon  Arti mimpi     Perkenalan nama saya Ilham Mustofa akan memberi informasi tentang arti mimpi seseorang,terkadang saat kita sedang ...